Minggu, 19 Desember 2010

NGGOLEKI GALIHING KANGKUNG, SUSUHING ANGIN LAN TAPAKING KUNTUL NGLAYANG



NGGOLEKI GALIHING KANGKUNG; Sebuah upaya untuk sampai pada sebuah suasana. Sebenarnya bukanlahkekosongan dalam arti tdak ada apa-apa, melainkan, melainkan lebih tepat jika dikatakan kesunyian atau keadaan ‘suwung’  supaya kita menjadi  ‘dunung’ dalam arti paham dengan kemanusiaan kita yang bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa ketika berhadapan dengan Tuhan
NGGOLEKI SUSUHING ANGIN; Angin dalamhal ini adalah symbol dari roh. Maka mencari sarang angin adalah mencari tempat bersemayamnya angin adalah mencari tempat persemayaman Tuhan. Tempat persemayaman roh hanya bisa digapai ketika kita mau masuk dan ‘slulup’ (menyelam) ke dalam roh kita sendiri.
NGGOLEKI TAPAKING KUNTUL NGLAYANG;  Mencari jejak bangau yang sedang terbang, secara harafiah hal itu tidak mungkin bisa kita ketemukan. Telapak bangau itu ada pada bangau itu sendiri. Mencari jejak-jejak Tuhan, bukti-bukti akan Tuhan, hanya akan sampai pada kemustahilan untuk bisa memahami  keseluruhan akan Tuhan, karena jejak itu ada pada Tuhan sendiri.

#Diambil dari buku renungan;  Ranting Embun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar