Minggu, 26 Desember 2010

Anak-anak adalah cermin.



Seorang anak kecil berlari dijalan tiba2 berbelok disuatu sudut dan bertabrakan dg seseorang. "Astaga!" kata orang itu. "Mau pergi kemana engkau, begitu tergesa2?"
"Ke rumah," kata anak itu. "Saya tergesa2 karena ibu saya akan menampar saya."
"Apakahengkau begitu senang ditampar, sampai engkau lari ke rumah dengan tergesa2?" tanya orang asing itu keheranan.
"Tidak, tetapi kalau ayah sampai dirumah lebih dulu daripada saya, ia yang akan menampar saya."




Anak-anak adalah cermin.
Kalau mereka berada dalam suasana kasih,
kasih itulah yang mereka pantulkan.
Kalau kasih tidak ada,
mereka tidak mempunyai apapun untuk dibagikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar